Bantul (MAN 2 Bantul) — Guru pendamping Praktik Kerja Lapangan (PKL) MAN 2 Bantul, Puji Lestari, melaksanakan kegiatan monitoring siswa PKL di Percetakan Transmedia Syariah pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan monitoring dilakukan dengan bertemu langsung bersama instruktur sekaligus pemilik percetakan, Candra Eko Winarno, serta sembilan siswa peserta PKL dari MAN 2 Bantul.
Dalam kesempatan tersebut, Puji Lestari menyampaikan bahwa siswa telah memperoleh banyak pengalaman selama menjalani PKL di dunia kerja nyata. Menurutnya, meskipun masih terdapat beberapa kesalahan atau penyesuaian, hal tersebut menjadi bagian penting dalam proses belajar siswa.
“Sudah cukup banyak pengalaman yang didapatkan selama PKL. Walaupun mungkin masih ada kesalahan atau kekurangan, semoga semuanya menjadi pembelajaran yang berharga untuk anak-anak,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada awal pelaksanaan PKL terdapat beberapa siswa yang izin karena bersamaan dengan kegiatan madrasah lainnya. Namun demikian, dirinya berharap seluruh kewajiban di tempat PKL telah digantikan sesuai kebijakan dan arahan dari pihak percetakan.
Selain monitoring perkembangan siswa, kegiatan juga diisi dengan pengecekan administrasi PKL. Siswa diminta untuk terus mengisi jurnal kegiatan harian yang kemudian ditandatangani oleh instruktur lapangan sebagai dokumentasi aktivitas selama PKL berlangsung.
Dalam sesi diskusi, Candra Eko Winarno memberikan sejumlah masukan untuk siswa maupun pihak madrasah. Ia mengusulkan agar sebelum diterjunkan PKL, siswa diberikan pembekalan lebih mendalam mengenai dunia kerja dan atmosfer kerja sehingga mereka tidak merasa kaget ketika terjun langsung di lapangan.
Menurutnya, selama PKL siswa diberikan kepercayaan penuh untuk mencoba berbagai pekerjaan nyata, seperti mengenal mesin, proses percetakan, hingga praktik teknis lainnya. Hal tersebut dilakukan agar siswa benar-benar mendapatkan pengalaman kerja secara langsung.
Pada saat monitoring berlangsung, siswa juga mendapatkan tugas membuat video sinematik. Video yang telah dibuat kemudian dipresentasikan di hadapan instruktur, untuk memperoleh masukan, evaluasi, serta arahan perbaikan. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam meningkatkan keterampilan kreativitas dan komunikasi visual.
Salah satu siswa peserta PKL, Farel mengaku senang karena memperoleh banyak pengalaman baru selama berada di percetakan. “Awalnya takut salah, tetapi lama-lama jadi lebih percaya diri karena dibimbing langsung. Kami belajar banyak hal tentang dunia kerja,” ungkapnya.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Setelah kegiatan selesai, Puji berpamitan untuk melanjutkan tugas di madrasah sambil tetap menitipkan pesan agar para siswa terus mendapatkan arahan dan bimbingan selama menjalani PKL. (pjl)






