Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan, MAN 2 Bantul Gelar Kokurikuler Adiwiyata Bertema Biopori

Bantul (MAN 2 Bantul) – Siswa kelas X MAN 2 Bantul melaksanakan kegiatan Jumat Bertasbih yang dipadukan dengan kokurikuler Adiwiyata pada Jumat pagi (8/5/26). Kegiatan tersebut berlangsung di kelas masing-masing dengan mengusung tema ā€œPemanfaatan Biopori untuk Lingkungan Sekolah yang Lebih Sehat dan Asriā€.

Program ini bertujuan menanamkan kepedulian lingkungan kepada para siswa sejak dini sekaligus mendukung terciptanya budaya sekolah ramah lingkungan. Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas X bersama wali kelas serta bapak dan ibu guru kader Adiwiyata.

Acara diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian, fungsi, dan manfaat biopori bagi lingkungan. Para siswa mendapatkan penjelasan tentang bagaimana lubang resapan biopori dapat membantu mengurangi genangan air, meningkatkan daya serap tanah, serta mengolah sampah organik menjadi kompos alami yang bermanfaat.

Setelah menerima materi di dalam kelas, para siswa melakukan pengamatan langsung terhadap LOSIDA dan biopori yang berada di lingkungan sekolah. Pengamatan dilakukan secara berkelompok dengan didampingi wali kelas dan guru kader Adiwiyata. Dalam kegiatan tersebut, siswa mencatat kondisi lubang biopori, fungsi LOSIDA, serta manfaat yang dirasakan bagi lingkungan sekitar sekolah.

Suasana kegiatan tampak aktif dan penuh antusias karena siswa dapat belajar secara langsung di lapangan. Para siswa terlihat berdiskusi, mengamati kondisi biopori, hingga mendokumentasikan hasil pengamatan sebagai bahan laporan pembelajaran.

Sebagai tindak lanjut dari pengamatan, siswa kemudian mengisi LKPD yang telah disediakan oleh pihak sekolah. LKPD tersebut berisi hasil observasi, analisis manfaat biopori, serta kesimpulan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui program Adiwiyata. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman nyata dalam mengamati upaya pelestarian lingkungan di sekolah.

Ketua Adiwiyata, Puji Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bertasbih dengan tema biopori menjadi langkah penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan bagi peserta didik.

ā€œKegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teori tentang biopori, tetapi juga mengajak siswa terlibat langsung dalam pengamatan lingkungan sekolah. Harapannya, siswa semakin memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya,ā€ ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga melatih kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan observasi siswa melalui pembelajaran kontekstual yang menyenangkan dan aplikatif.

Dengan adanya kegiatan ini, MAN 2 Bantul berharap seluruh siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Program Adiwiyata pun diharapkan terus menjadi budaya positif yang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. (ss)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top