Bantul (MAN 2 Bantul) – Sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Murid Baru Madrasah Jalur Pendaftaran Tahfidz Terpadu (PMBM JPTT) Tahun 2026, MAN 2 Bantul melaksanakan tes hafalan tahfidz dan wawancara pada 9–10 Maret 2026 bertempat di Aula Madrasah. Kegiatan ini merupakan tahap II dari proses seleksi yang sebelumnya dimulai dengan pengisian data serta upload berkas, sertifikat, dan surat keterangan calon siswa pada tahap I.
Sebanyak 21 calon siswa mengikuti tes hafalan dengan pendampingan orang tua atau wali masing-masing. Tes hafalan ini dilakukan berdasarkan sertifikat atau surat keterangan yang telah diunggah sebelumnya, sebagai acuan kemampuan hafalan para calon siswa. Para penguji yang berasal dari guru-guru MAN 2 Bantul menilai hafalan setiap peserta secara objektif dan transparan, memastikan bahwa kualitas hafalan sesuai dengan standar madrasah.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes hafalan dan wawancara ini tidak hanya menilai kemampuan hafalan calon siswa, tetapi juga kesiapan mereka untuk mengikuti pendidikan terpadu berbasis tahfidz. “Setiap calon siswa akan diuji dengan cermat dan adil. Proses ini kami lakukan untuk memastikan bahwa mereka yang diterima benar-benar memiliki kemampuan, komitmen, dan ketekunan yang diperlukan dalam menempuh jalur tahfidz di madrasah,” ujarnya.
Selain tes hafalan, kegiatan ini juga diisi dengan wawancara singkat untuk mengenal lebih dekat karakter, motivasi, dan kesiapan calon siswa dalam mengikuti program tahfidz terpadu. Orang tua atau wali hadir untuk mendampingi, sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib, nyaman, dan mendukung suasana yang kondusif bagi peserta.
Beberapa orang tua menyampaikan apresiasi atas proses seleksi yang terstruktur, profesional, dan transparan. Mereka merasa senang karena anak-anak mendapatkan pendampingan langsung dan penilaian yang objektif, sehingga setiap calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Dengan terselenggaranya tahap II PMBM JPTT ini, MAN 2 Bantul menegaskan komitmennya untuk mendidik generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus hafal Al-Qur’an, sebagai wujud madrasah yang memadukan pendidikan karakter, keimanan, dan ilmu pengetahuan. Program ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi calon siswa dan masyarakat untuk terus mendukung pendidikan berbasis tahfidz di madrasah.
Kegiatan tes hafalan dan wawancara berlangsung lancar dan tertib, serta menunjukkan keseriusan MAN 2 Bantul dalam menjaga kualitas dan integritas proses seleksi, demi mencetak siswa-siswi yang berprestasi dan berkarakter Islami. (Arif)






