Bantul (MAN 2 Bantul) — Kegiatan Uji Publik Kurikulum Tahun 2026/2027 yang diselenggarakan pada Selasa (21/4/2026) di Aula MAN 2 Bantul berlangsung dengan penuh perhatian dan keseriusan dari para peserta. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyempurnakan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan zaman dan perkembangan peserta didik. Hadir sebagai narasumber, Dr. Muqowim, M.Ag., dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, Anita Isdarmini, M.Hum., Ketua Tim 1 Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Musyadad, Kasi Dikmad Kemenag Bantul, serta Heni Prilantari, M.Pd., yang merupakan pengawas madrasah.
Dalam arahannya, Ahmad Musyadad selaku Kasi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kementerian Agama Kabupaten Bantul menekankan pentingnya pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia mengingatkan bahwa dunia pendidikan tidak boleh berjalan stagnan, melainkan harus terus berkembang mengikuti dinamika kehidupan generasi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan inspiratif dari Ali Bin Abi Thalib yang relevan dengan dunia pendidikan masa kini, “Didiklah anak sesuai dengan zamannya karena mereka hidup pada zamannya, bukan pada zamanmu.”

Menurutnya, pesan tersebut menjadi pengingat kuat bagi para pendidik untuk tidak memaksakan pola pendidikan lama kepada generasi sekarang. Sebaliknya, guru dan pengelola pendidikan perlu memahami karakter, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi peserta didik di era modern.
“Pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan zaman. Kurikulum yang kita susun hari ini harus benar-benar berpihak pada masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui kegiatan uji publik kurikulum ini, MAN 2 Bantul dapat menghasilkan kurikulum yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter, keterampilan, dan daya saing peserta didik di tengah perkembangan global.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur madrasah, termasuk guru, tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan lainnya, yang bersama-sama memberikan masukan demi terwujudnya kurikulum yang berkualitas dan relevan.(as13)






