Tim MAN 2 Bantul Lolos 20 Besar KPP MINING Youth in Action 2 dengan Proyek GIZERO CANTEEN

Bantul (MAN 2 Bantul) — Tim dari MAN 2 Bantul berhasil lolos ke tahap presentasi dalam ajang nasional KPP MINING Youth in Action 2, sebuah kompetisi proyek sosial bergengsi yang melibatkan tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Tim madrasah ini menjadi salah satu dari 20 tim kategori SMA/SMK/MA yang berhasil melewati seleksi proposal. Sementara itu, pada kategori perguruan tinggi terdapat 40 tim yang juga lolos ke tahap presentasi. Dengan demikian, total 60 tim dari seluruh Indonesia mengikuti tahap pemaparan ide proyek di hadapan dewan juri.

Tim MAN 2 Bantul mengusung proyek berjudul “GIZERO CANTEEN – Transformasi Kantin Sehat & Zero Food Waste MAN 2 Bantul.” Tim ini terdiri dari Puji Lestari, Is Dwiyanti, Iksan Taufik Hidayanto, dan Menara Lintang Was.

Pada Selasa (10/3/2026), tim mempresentasikan proposal tersebut di hadapan empat orang juri. Dalam pemaparannya, tim menjelaskan latar belakang munculnya gagasan proyek, khususnya terkait permasalahan sisa makanan (food waste) yang sering terjadi di kantin sekolah serta pentingnya membangun budaya konsumsi makanan yang sehat dan bertanggung jawab.

Selain menjelaskan latar belakang masalah, tim juga memaparkan rencana implementasi proyek, mulai dari edukasi siswa tentang pola konsumsi sehat, sistem pengelolaan sisa makanan, hingga upaya pemanfaatan limbah organik agar tidak terbuang percuma. Program ini diharapkan mampu menciptakan kantin madrasah yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Dalam kompetisi KPP MINING Youth in Action 2 ini, dari 60 tim yang lolos tahap presentasi nantinya akan dipilih 30 tim terbaik yang berhak mendapatkan pendanaan program melalui dana CSR KPP Mining untuk merealisasikan proyek sosial yang telah diusulkan.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan apresiasi atas capaian tim madrasah yang berhasil melaju hingga tahap presentasi nasional. Menurutnya, inovasi yang diangkat dalam proyek GIZERO CANTEEN sejalan dengan semangat madrasah dalam membangun budaya hidup sehat dan peduli lingkungan.

Keikutsertaan tim MAN 2 Bantul dalam kompetisi ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi sosial yang berdampak nyata. Kami berharap proyek GIZERO CANTEEN dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi lingkungan madrasah serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain.” ungkapnya.

Ia juga berharap tim dapat memberikan hasil terbaik sehingga proyek tersebut berpeluang mendapatkan dukungan pendanaan dan dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan madrasah. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top