Bantul (MAN 2 Bantul) – Kementerian Agama Kabupaten Bantul menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Optimalisasi Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Bantul.
Bimtek yang diikuti oleh 32 peserta PPPK Optimalisasi di lingkungan Kemenag Bantul ini bertujuan untuk membekali para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru diangkat agar memahami dan mampu melaksanakan tugas serta kewajiban mereka secara profesional dan sesuai ketentuan kepegawaian.
Kegiatan dibuka dengan pemaparan materi oleh Haris, Kepala Unit Pelaksana (UP) Kepegawaian Kemenag Bantul. Dalam sesi bimbingan tersebut, Haris memberikan panduan teknis secara rinci mengenai beberapa aspek penting, di antaranya: Penggunaan aplikasi Presensi Pusaka, Pengenalan dan pemanfaatan fitur-fitur SIMPEG 5, Konsep dan implementasi Digital ASN, dan Langkah-langkah praktis pembuatan serta penyusunan SKP
“Bimtek ini sangat penting agar peserta PPPK Optimalisasi yang baru menjadi ASN dapat memahami apa saja yang perlu dibuat dan dikerjakan dalam mengemban tugasnya sebagai ASN.” ujar Haris. Ia menegaskan bahwa penyusunan SKP merupakan alat utama dalam penilaian kinerja sekaligus dasar perencanaan kerja setiap ASN.
Dari MAN 2 Bantul, tiga PPPK Optimalisasi ikut hadir sebagai peserta, yaitu Syamsudin, Dwi Cahyo Nugroho, dan Subur Cahyono. Salah satu peserta, Subur Cahyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu dirinya dalam memahami mekanisme pelaporan kinerja dan berharap ilmu yang didapat bisa langsung diaplikasikan dalam tugas harian di madrasah.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bentuk komitmen Kemenag Bantul dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta memastikan seluruh ASN—termasuk PPPK Optimalisasi—memiliki kompetensi memadai dalam administrasi kepegawaian maupun pelaporan kinerja secara digital dan terstruktur. (sc)






