Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Madrasah Keterampilan se-DIY menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Bale Ayu Timoho, Rabu (28/8/2025). Rakor ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk pengembangan madrasah keterampilan, sekaligus memperkuat sinergi antara madrasah, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI).
Beberapa program strategis yang direkomendasikan antara lain: keikutsertaan pada Rakernas Madrasah Keterampilan di Banten bulan November 2025, penyelenggaraan workshop guru keterampilan, uji kompetensi keterampilan bekerja sama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), serta menjalin koordinasi dengan pejabat terkait untuk memperluas kerja sama dengan DUDI. Selain itu, disepakati pula agenda studi tiru ke madrasah keterampilan unggul, penyusunan standar lembaga keterampilan, serta Expo Madrasah Keterampilan tingkat DIY.
Dalam rakor ini juga ditetapkan pengurus inti Forum Madrasah Keterampilan DIY, dengan susunan:
-
Ketua: Hartiningsih, M.Pd. (Kamad MAN 2 Yogyakarta)
-
Sekretaris: Muhammad Anis, M.Pd. (Kamad MAN 1 Sleman)
-
Bendahara: Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M. (Kamad MAN 2 Bantul)
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, selaku bendahara forum, menyampaikan bahwa Rakor ini menjadi momentum penting untuk menguatkan peran madrasah keterampilan di DIY. “Kegiatan ini bukan hanya sebatas koordinasi, tetapi langkah nyata untuk memajukan madrasah keterampilan agar lebih siap menghadapi tantangan global. Dengan adanya program seperti uji kompetensi dan kerja sama dengan dunia industri, saya optimis lulusan madrasah akan semakin kompeten, mandiri, dan berdaya saing.” ujarnya.
Dengan adanya rekomendasi ini, diharapkan Madrasah Keterampilan DIY semakin maju dan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga kompeten secara keterampilan serta siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha. (nhr)