Matangkan Persiapan UKK, Siswa Kelas XII Multimedia MAN 2 Bantul Mulai Semester Genap dengan Pendalaman Teori Desain

Bantul (MAN 2 Bantul)  Memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026, kesibukan di Laboratorium Multimedia 1 MAN 2 Bantul mulai meningkat. Pada Rabu (7/1/2026), para siswa kelas XII kompetensi keahlian Multimedia mengikuti pertemuan pertama di semester penentu ini. Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat siswa kelas XII hanya memiliki waktu singkat sebelum menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang menjadi syarat kelulusan serta tolak ukur kompetensi mereka di dunia industri.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut dipandu langsung oleh dua guru Multimedia, yaitu Janik Munandari dan Tuti Mulyati. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan gambaran besar mengenai rencana pembelajaran selama satu semester kedepan, sekaligus melakukan penguatan pada aspek fundamental desain grafis yang sering kali menjadi titik lemah siswa dalam ujian praktik.

Mengawali sesi, Janik Munandari menyampaikan kontrak belajar yang harus ditaati oleh seluruh siswa kelas XII. Di semester genap ini, aturan kedisiplinan diperketat, terutama terkait kehadiran di laboratorium dan ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas (deadline). Kedisiplinan adalah kunci utama menuju kelulusan UKK yang memuaskan. Kontrak belajar ini juga mencakup penilaian portofolio yang akan dikumpulkan sebagai bagian dari rekam jejak karya siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan di MAN 2 Bantul.

Setelah sesi kontrak belajar, materi berlanjut pada pendalaman teori desain. Tuti Mulyati memimpin sesi review mengenai teori warna dan tipografi. Meskipun materi ini telah diberikan di kelas X, pengulangan dinilai sangat perlu karena dalam proyek UKK nanti, pemilihan warna dan jenis huruf akan menjadi komponen penilaian estetika yang sangat vital.

Siswa diajak membedah kembali penggunaan psikologi warna dalam sebuah desain. Mengapa sebuah produk makanan identik dengan warna merah dan kuning, atau mengapa instansi pemerintahan cenderung menggunakan warna biru. Sementara itu, pada materi tipografi, siswa kembali diingatkan mengenai keterbacaan (readability) dan keterlihatan (legibility) dalam pemilihan font, agar desain tidak hanya indah dilihat tetapi juga mampu menyampaikan pesan secara efektif.

Tidak berhenti disana, materi merambah pada elemen dan prinsip dasar desain. Para siswa diajak berdiskusi mengenai balance (keseimbangan), contrast (kontras), proximity (kedekatan), hingga white space (ruang kosong). Penguasaan prinsip-prinsip ini akan membedakan karya amatir dengan karya profesional. Tuti menekankan bahwa alat atau software hanyalah sarana, namun otak di balik desain itulah yang menentukan kualitas.

Puncak dari pertemuan hari ini adalah review singkat persiapan UKK. Janik Munandari memberikan bocoran mengenai kisi-kisi teknis yang kemungkinan besar akan diujikan. Siswa diminta untuk mulai memetakan ide dan konsep kreatif agar saat hari pelaksanaan ujian, mereka tidak lagi bingung mencari inspirasi.

Diskusi berlangsung hangat saat beberapa siswa menanyakan mengenai teknis pembuatan produk multimedia yang efisien namun tetap kreatif. Para guru memberikan motivasi agar siswa tidak perlu takut menghadapi ujian, asalkan fondasi teori dan praktik yang diajarkan pada pertemuan pertama ini benar-benar dipahami dan diterapkan.

Pertemuan perdana Multimedia di semester genap 2026 ini diakhiri dengan komitmen bersama antara guru dan siswa untuk memberikan hasil terbaik. Laboratorium Multimedia 1 MAN 2 Bantul diharapkan melahirkan kreator-kreator konten dan desainer muda yang kompeten, berakhlak, dan siap kerja. ™

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top