MAN 2 Bantul Teken MoU Ujian Kompetensi Teknik Pengelasan dengan Pradita Las

Bantul (MAN 2 Bantul) — Dalam upaya memperkuat posisi sebagai madrasah yang berorientasi pada keterampilan, MAN 2 Bantul secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pradita Las. Kolaborasi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait pelaksanaan Ujian Kompetensi Keterampilan Teknik Pengelasan yang diselenggarakan pada Selasa (6/1/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk respons nyata terhadap tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, di mana sertifikasi kompetensi menjadi indikator utama kualitas seorang lulusan.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, dan Pimpinan Pradita Las, Supriyanto. Prosesi yang berlangsung khidmat di ruang pertemuan madrasah ini menandai babak baru dalam sinkronisasi kurikulum madrasah dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Nur Hasanah Rahmawati menegaskan bahwa institusi pendidikan tidak boleh berjalan sendiri tanpa melibatkan praktisi. Menurutnya, standar yang diterapkan di bangku sekolah sering kali memiliki celah (gap) dengan realitas industri jika tidak dilakukan pemutakhiran secara berkala.

Fokus utama dari kerja sama ini adalah pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Melalui keterlibatan Pradita Las sebagai penguji eksternal, proses penilaian akan dilakukan secara objektif berdasarkan parameter ketat industri pengelasan. Hal ini mencakup teknik pengelasan, keamanan kerja (K3), hingga kualitas hasil akhir sambungan logam.

Lulusan yang berhasil melewati ujian ini nantinya tidak hanya mendapatkan ijazah formal, tetapi juga sertifikat kompetensi yang diakui oleh mitra industri. Sertifikat tersebut menjadi “paspor” penting bagi para siswa, baik mereka yang berencana langsung terjun ke dunia kerja, melanjutkan studi ke jenjang teknik yang lebih tinggi, maupun yang ingin merintis usaha bengkel las mandiri.

Di sisi lain, Supriyanto selaku pimpinan Pradita Las menyambut baik inisiatif MAN 2 Bantul. Ia menilai bahwa kesadaran madrasah untuk melakukan standardisasi adalah langkah progresif yang patut diapresiasi. Pradita Las berkomitmen untuk memberikan pendampingan teknis serta melakukan transfer pengetahuan terkait teknologi pengelasan terbaru.

Kerja sama ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran di tingkat lulusan menengah dengan menciptakan tenaga kerja siap pakai. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup evaluasi sarana dan prasarana laboratorium pengelasan di MAN 2 Bantul agar tetap relevan dengan standar keselamatan dan efisiensi kerja.

Dengan adanya payung hukum MoU ini, MAN 2 Bantul semakin memantapkan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam aspek spiritual dan akademik, tetapi juga tangguh dalam mencetak praktisi yang terampil dan bersertifikasi. (masbro)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top