MAN 2 Bantul Sukseskan Implementasi Cinta Lingkungan dengan Bagikan 1000 Pohon Buah dan 250 Tanaman Pucuk Merah dan Pohon Jati

Bantul  MAN 2 Bantul) –  MAN 2 Bantul kembali menegaskan komitmennya dalam implementasi Panca Cinta, khususnya pada bidang cinta lingkungan, melalui kegiatan pembagian dan penanaman pohon produktif serta tanaman penghijauan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (9/1/26) bertempat di halaman gedung keterampilan MAN 2 Bantul.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad, Lurah Sabdodadi Siti Fatimah, Ketua Komite MAN 2 Bantul Amaturida beserta pengurus komite madrasah, perangkat desa dan para dukuh di Kalurahan Sabdodadi, Babinsa Maryono, Babinkamtibmas Riyadi, perwakilan masyarakat Sabdodadi, serta seluruh guru, pegawai, dan murid MAN 2 Bantul.

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh guru, pegawai, siswa kelas X, XI, dan XII, serta tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat hidup sehat terasa kuat, menjadi pembuka kegiatan yang sarat nilai edukatif dan kepedulian terhadap lingkungan. Usai senam bersama, acara dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol launching Panggung Kreasi MAN 2 Bantul, yang diharapkan menjadi ruang ekspresi dan kreativitas siswa dalam berbagai bidang seni, budaya, dan literasi.

Agenda utama kegiatan ini adalah penyerahan bibit pohon buah dan tanaman penghijauan. Secara keseluruhan, MAN 2 Bantul membagikan1250 tanaman. Yaitu 1.000 pohon buah, yang terdiri atas 800 pohon sirsak, 100 pohon nangka, 50 pohon alpukat, 25 pohon jambu mete, dan 25 pohon petai. Bibit pohon tersebut diserahkan kepada Kalurahan Sabdodadi, masyarakat di sekitar madrasah, komite madrasah, seluruh guru dan pegawai, serta para murid MAN 2 Bantul kelas X, XI dan XII. Pohon-pohon ini akan ditanam di rumah masing-masing guru dan murid, serta di Tanah Kas Desa (TKD) Kalurahan Sabdodadi sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap penghijauan dan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

 

Selain pohon buah, MAN 2 Bantul juga menyiapkan 250 tanaman pucuk merah dan pohon jati. Tanaman tersebut akan ditanam oleh kader Adiwiyata murid MAN 2 Bantul di beberapa lokasi strategis, antara lain Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Selopamioro serta Bumi Perkemahan Banjaran, Guwosari. Kegiatan ini sekaligus mendukung program Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul dalam bidang reboisasi dan penanaman pohon produktif.

Penyerahan bibit pohon ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh para penerima pohon, yaitu Lurah Sabdodadi, perwakilan komite madrasah, perwakilan masyarakat, guru dan pegawai, serta perwakilan murid MAN 2 Bantul. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara madrasah, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis di lingkungan MAN 2 Bantul oleh ketua komite madrasah, lurah Sabdodadi, Kasi Dikmad Kab. Bantul, dan tamu undangan lainnya.

Kepala MAN 2 Bantul dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Panca Cinta, khususnya cinta lingkungan, sekaligus sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama. Inilah praktik ekoteologi, di mana nilai keagamaan bertemu dengan kepedulian terhadap alam.” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Sabdodadi, Siti Fatimah, mengapresiasi kontribusi MAN 2 Bantul yang telah melibatkan kalurahan dan masyarakat secara langsung. Menurutnya, penanaman pohon produktif di TKD dan lingkungan warga akan memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis.

Kasi Dikmad Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad, menilai kegiatan ini sebagai praktik baik madrasah dalam mendukung program pemerintah. “MAN 2 Bantul telah memberi contoh bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan lingkungan dan karakter siswa.” tuturnya.

Ketua Komite MAN 2 Bantul, Amaturida, menyatakan dukungan penuh terhadap program cinta lingkungan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi budaya madrasah. Senada dengan itu, perwakilan guru dan siswa MAN 2 Bantul menyampaikan rasa bangga dapat terlibat langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul menegaskan perannya sebagai madrasah yang tidak hanya mendidik secara intelektual, tetapi juga membentuk generasi yang peduli lingkungan, berkarakter, dan berwawasan keberlanjutan. (nhr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top