Bantul (MAN 2 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul terus mematangkan persiapan menghadapi ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Geografi. Kegiatan pembinaan berlangsung pada Jumat (29/8/25) di masjid At Ta’awun, dengan fokus pada penguatan materi sekaligus strategi lomba.
Di bawah bimbingan guru Geografi, Wahyu Nur Afrita, tiga siswa terbaik telah dipilih untuk mewakili madrasah dalam kompetisi tingkat nasional tersebut. Mereka adalah Nafisa, Yasmin, dan Asad, siswa kelas XI dan XII.
“Pembinaan ini kami rancang tidak hanya untuk memperdalam materi Geografi, tetapi juga untuk membentuk pola pikir kritis dan kemampuan analisis spasial para siswa. Mereka kami bekali dengan latihan soal, studi kasus, hingga pemanfaatan teknologi geospasial.” ungkap Wahyu Nur Afrita.
Ketiga peserta menunjukkan semangat tinggi dan antusiasme selama pembinaan. Mereka berharap dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik MAN 2 Bantul di kancah nasional.
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan agenda tahunan Kementerian Agama RI yang menjadi integrasi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang sudah berlangsung sejak 2012, serta Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES) yang mulai digelar pada 2018. Bidang Geografi sendiri menjadi salah satu cabang bergengsi karena menuntut pemahaman teoritis sekaligus kemampuan analisis terhadap fenomena alam maupun sosial.
MAN 2 Bantul menargetkan dapat lolos hingga babak final nasional dan meraih medali. Dengan persiapan matang serta semangat juang tinggi, madrasah ini optimis mampu memberikan yang terbaik untuk Yogyakarta dan Indonesia. (why)