Lomba Story Telling Ramaikan Rangkaian HUT MAN 2 Bantul, Siswa Unjuk Kemampuan Bahasa Inggris

Dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) MAN 2 Bantul, puluhan siswa dari berbagai jenjang turut ambil bagian dalam Lomba Story Telling berbahasa Inggris yang digelar di Aula Madrasah pada Kamis (28/8/25). Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan berbahasa asing, tetapi juga kreativitas dan imajinasi peserta.

Lomba Story Telling menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangka HUT tahun ini. Para peserta ditantang menyampaikan kisah—baik fabel, legenda, maupun cerita rakyat—sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris di depan dewan juri dan penonton. Kompetisi ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X hingga XII yang memiliki minat dan bakat di bidang sastra dan bahasa.

Kegiatan diselenggarakan oleh panitia HUT yang terdiri dari guru dan pengurus OSIS, serta dinilai oleh juri berkompeten di bidang Bahasa Inggris dan sastra. Aula utama madrasah yang dihias khusus untuk acara tersebut menghadirkan suasana meriah. Panggung sederhana namun representatif menjadi tempat penampilan mengesankan dari para peserta.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari. Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati saat dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa lomba ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan hari jadi madrasah, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kemampuan public speaking, rasa percaya diri, serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi dan Bahasa Inggris. ā€œBercerita itu bukan sekadar menyampaikan kisah, melainkan keterampilan penting yang melibatkan bahasa, ekspresi, dan keberanian.ā€ ungkapnya.

Kompetisi berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap penuh dukungan. Peserta tampil sesuai urutan undian dengan gaya masing-masing. Ada yang menampilkan cerita rakyat Timun Mas dengan penuh ekspresi, sementara yang lain membawakan fabel The Lion and The Mouse dengan pesan moral kuat. Beberapa peserta juga memanfaatkan properti sederhana seperti boneka tangan dan wayang kertas untuk menghidupkan tokoh cerita.

Penilaian juri mencakup aspek kefasihan berbahasa, ketepatan pelafalan, ekspresi, serta kreativitas. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, sementara pengumuman juara serta penyerahan hadiah akan dilakukan pada puncak perayaan HUT madrasah.

Lomba ini membuktikan bahwa siswa-siswi MAN 2 Bantul memiliki potensi luar biasa yang layak terus dikembangkan, sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris bisa dikemas menarik dan inspiratif. (ss)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top