Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Pembinaan Petugas Haji Bersama Wamen Dahnil Anzar Simanjuntak

Sleman (MAN 2 Bantul) – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan tidak hanya menyangkut perubahan struktur dan pengelolaan anggaran, tetapi juga pembentukan karakter aparatur. Hal tersebut disampaikan saat memberikan Pembinaan kepada ASN dan Petugas Haji DIY dalam rangka persiapan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M di Asrama Haji Yogyakarta, Sleman pada Senin (23/2/26).

Dalam arahannya, Dahnil menekankan pentingnya membangun budaya kerja (corporate culture) yang kuat di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus hidup dalam keseharian kerja. Ia mencontohkan prinsip sederhana seperti menjaga kerapian yang bukan sekadar soal penampilan, tetapi mencerminkan kedisiplinan dan ketelitian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan Pakaian Sarung Lengkap (PSL) setiap Kamis merupakan bagian dari identitas institusi. Gaya berpakaian yang memadukan jas, dasi kupu-kupu, dan sarung itu terinspirasi dari para tokoh bangsa seperti HOS Tjokroaminoto, Haji Agus Salim, Haji Samanhudi, Ahmad Dahlan, dan Hasyim Asy’ari yang dikenal religius serta nasionalis.

Dahnil menambahkan bahwa pelatihan PPIH kini menggunakan pendekatan semi-militer guna membentuk karakter disiplin, rapi, dan teliti. Menurutnya, kualitas layanan haji sangat ditentukan oleh kesiapan mental dan profesionalitas petugas.

Selain penguatan karakter, ia juga mendorong optimalisasi publikasi dan adaptasi digital agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat serta terhindar dari hoaks. Penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui skema One Stop Services yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia turut menjadi bagian dari strategi pelayanan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, yang juga ditetapkan sebagai petugas haji tahun 2026. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan diri secara profesional demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji, sekaligus membawa semangat kedisiplinan dan integritas ke lingkungan madrasah. (nhr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top