Bantul (MAN 2 Bantul) — Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, yang juga bertugas sebagai Ketua Kloter 7, membersamai jemaah haji KBIHU Aisyiyah Kabupaten Bantul dalam kegiatan pembekalan yang dilaksanakan di Masjid Agung Bantul pada Ahad (12/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tercatat jumlah jemaah yang tergabung dalam Kloter 7 sebanyak 190 orang, sementara Kloter 8 berjumlah 354 jemaah. Adapun pendamping jemaah dari KBIHU yang turut mendampingi keberangkatan adalah Suwardiman untuk Kloter 7 dan Yuniati untuk Kloter 8.
Dalam arahannya, Nur Hasanah Rahmawati menekankan pentingnya kesiapan mental, fisik, dan psikis bagi seluruh jemaah haji. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kondisi kesehatan yang prima.
“Siapkan mental, fisik, dan psikis dengan baik. Jaga kesehatan diri agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan optimal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan konsep kebersamaan yang harus dijunjung tinggi selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, sesama jemaah haji merupakan satu keluarga besar yang harus saling mendukung dan membantu.
“Di Tanah Suci, keluarga terdekat adalah regu. Lebih luas lagi adalah rombongan, kemudian satu kloter, hingga akhirnya seluruh jemaah haji Indonesia, bahkan seluruh jemaah haji di dunia. Semua adalah keluarga dan saudara,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa nilai tolong-menolong menjadi prinsip utama yang harus dipegang oleh setiap jemaah tanpa memandang asal negara. Semangat ukhuwah Islamiyah, menurutnya, menjadi kunci dalam menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para jemaah haji agar tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga matang secara mental dan spiritual dalam menjalankan rukun Islam kelima. Dengan pendampingan yang optimal serta semangat kebersamaan, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur. (ith)






