Inovasi Digital Siswa MAN 2 Bantul: Mengasah Jiwa Entrepreneurship Melalui Desain Logo di Canva Edu

Bantul (MAN 2 Bantul) – Di era digital yang berkembang pesat, kemampuan desain grafis bukan lagi sekadar hobi, melainkan keterampilan esensial yang harus dimiliki generasi muda. Memahami urgensi tersebut, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menggelar kegiatan praktikum desain logo bagi siswa kelas X E sebagai bagian dari kurikulum Prodistik (Program Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (6/3/2026) ini bertempat di Ruang Multimedia I MAN 2 Bantul. Dengan antusiasme tinggi, para siswa dipandu untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dalam membangun identitas visual sebuah jenama (brand) melalui platform desain populer, Canva Edu.

Kegiatan pembelajaran ini dipandu oleh Afiah Nur Aqini selaku instruktur Prodistik, didampingi oleh Tuti Mulyati, guru Informatika MAN 2 Bantul. Sebelum memasuki sesi praktik, para siswa diberikan pembekalan teoretis yang mendalam mengenai pentingnya sebuah logo dalam dunia bisnis.

Dalam penjelasannya, instruktur menekankan bahwa logo bukan sekadar gambar, melainkan wajah dari sebuah usaha. Siswa diajarkan mengenai prinsip-prinsip desain logo yang efektif, yakni:

  • Sederhana (Simple): Agar mudah diingat dan dikenali.

  • Relevan: Harus mencerminkan filosofi atau bidang usaha yang dijalankan.

  • Serbaguna (Versatile): Tetap terlihat bagus meski dicetak dalam berbagai ukuran atau media.

  • Unik: Memiliki daya pembeda dari kompetitor.

Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis logo, mulai dari Monogram/Lettermark, Wordmark, Pictorial Mark/Symbol, Abstract Mark, hingga Mascots, Combination, dan Emblem. Pemahaman ini penting agar siswa tidak asal menggambar, tetapi mampu menentukan gaya visual mana yang paling cocok dengan karakter usaha yang mereka impikan.

Setelah sesi teori, seluruh siswa kelas X E diarahkan untuk bergabung ke dalam ekosistem Canva Edu. Penggunaan versi edukasi ini memberikan keuntungan bagi siswa karena mereka dapat mengakses ribuan elemen premium secara gratis untuk menunjang hasil desain yang lebih profesional.

Instruksi tugas kali ini terbagi menjadi dua tantangan utama untuk menguji sejauh mana kemampuan adaptasi dan kreativitas orisinal siswa:

  1. Membuat Logo Usaha Menggunakan Template: Siswa belajar memodifikasi aset yang sudah ada dengan tetap menjaga estetika.

  2. Membuat Logo Usaha Tanpa Template (Original): Siswa ditantang membangun logo dari kanvas kosong, menggabungkan bentuk, tipografi, dan warna secara mandiri.

Tugas ini bertujuan agar siswa tidak hanya pandai mengoperasikan perangkat lunak, tetapi juga mampu berpikir kritis tentang pesan apa yang ingin disampaikan melalui sebuah simbol,” ujar Tuti Mulyati di sela-sela pendampingan.

Proses pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian. Siswa nampak sibuk memilih palet warna dan jenis huruf di layar komputer masing-masing. Setelah desain dianggap sempurna, siswa wajib mengunduh hasil karyanya dalam format JPG atau PNG.

Untuk menjaga kerapian administrasi digital, instruktur menetapkan format penamaan file yang ketat. Hasil karya harus diunggah ke folder Prodistik masing-masing dengan nama file:

  • LOGO TEMPLATE NAMA KAMU

  • LOGO ORIGINAL NAMA KAMU

Kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat kewirausahaan di kalangan siswa MAN 2 Bantul. Dengan memiliki keterampilan membuat logo sendiri, para siswa kini memiliki bekal nyata jika suatu saat mereka ingin memulai usaha mandiri atau terjun ke industri kreatif. Ruang Multimedia I menjadi saksi lahirnya calon-calon desainer dan pengusaha muda yang siap bersaing di masa depan. ™

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top