Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka meningkatkan kesiapan siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, Tim Sukses UTBK MAN 2 Bantul menggelar kegiatan evaluasi dan koordinasi terkait pelaksanaan program bimbingan masuk perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (12/3/26) di ruang guru MAN 2 Bantul dan dihadiri oleh guru pengampu mata pelajaran serta tim Bimbingan Konseling (BK).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, yang sekaligus mengoordinasikan berbagai strategi pembinaan akademik bagi siswa yang akan mengikuti UTBK sebagai salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program bimbingan belajar yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan siswa, khususnya bagi peserta didik kelas XII yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai hal terkait perkembangan belajar siswa, hasil try out sebelumnya, serta strategi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan keseriusan siswa dalam mengikuti program bimbingan UTBK. Salah satu hasil evaluasi yang menjadi perhatian bersama adalah perlunya meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama bagi mereka yang berada pada kelompok nilai atau grade bawah.
Menurut Fitria Endang Susana, keberhasilan siswa dalam menembus perguruan tinggi tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan yang telah disiapkan oleh madrasah. Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada siswa agar mereka lebih serius dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK.
Selain itu, rapat koordinasi juga membahas rencana pelaksanaan bimbingan intensif persiapan masuk perguruan tinggi yang akan dilaksanakan mulai 30 Maret hingga 16 April 2026. Dalam program tersebut, MAN 2 Bantul akan bekerja sama dengan pihak luar yang memiliki kompetensi dalam bidang bimbingan belajar atau bimbel.
Kehadiran pemateri dari lembaga bimbingan belajar profesional diharapkan dapat memberikan penguatan materi serta strategi khusus dalam menghadapi soal-soal UTBK. Dengan dukungan dari pihak yang berpengalaman di bidang persiapan ujian masuk perguruan tinggi, diharapkan siswa dapat memperoleh wawasan serta teknik pengerjaan soal yang lebih efektif.
Sebagai bagian dari upaya pemantauan perkembangan kemampuan siswa, madrasah juga akan menyelenggarakan Try Out (TO) secara berkala. Kegiatan try out ini direncanakan akan dilaksanakan setiap minggu sebagai sarana evaluasi kemampuan siswa sekaligus dasar untuk menentukan pengelompokan kelas pada periode bimbingan berikutnya.
Try Out pertama akan dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026. Selanjutnya, Try Out kedua dijadwalkan pada Kamis, 2 April 2026, diikuti Try Out ketiga pada 10 April 2026, dan Try Out keempat sekaligus Try Out terakhir pada 16 April 2026.
Melalui pelaksanaan try out secara berkala ini, tim pengajar dapat memantau perkembangan kemampuan siswa secara lebih terukur. Hasil try out juga akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pembelajaran serta pembagian kelas bimbingan pada tahap berikutnya, sehingga program pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan koordinasi tersebut, tim guru pengampu mata pelajaran juga memberikan berbagai masukan terkait strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesiapan siswa. Diskusi yang berlangsung berjalan dengan aktif dan konstruktif, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kesuksesan siswa MAN 2 Bantul dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Tim Bimbingan Konseling juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, salah satunya Karlia, yang memberikan pandangan terkait pentingnya pendampingan psikologis serta motivasi belajar bagi siswa. Menurutnya, selain kemampuan akademik, kesiapan mental dan motivasi juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi.
Melalui kegiatan evaluasi dan koordinasi ini, MAN 2 Bantul menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Sinergi antara pimpinan madrasah, guru pengampu, serta tim BK diharapkan dapat memberikan dukungan optimal bagi para siswa.
Dengan berbagai program pembinaan yang terencana, mulai dari bimbingan intensif, kerja sama dengan lembaga bimbingan belajar profesional, hingga pelaksanaan try out secara berkala, MAN 2 Bantul optimis dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi UTBK sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi impian. (ftr)






