Cetak Wirausaha Muda, Siswa APHP MAN 2 Bantul Ikuti Pelatihan Hospitality dari Riss Hotel Malioboro

Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul terus mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan siswa melalui berbagai program penguatan keterampilan. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan hospitality bagi siswa jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang bekerja sama dengan Riss Hotel. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (10/4/2026) di Aula MAN 2 Bantul.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari industri perhotelan, Yanuanita Rara dari Riss Hotel, yang memberikan materi tentang konsep hospitality serta penerapannya dalam dunia usaha. Materi difokuskan pada pentingnya pelayanan sebagai faktor utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan diminati pelanggan.

Ia menjelask

an bahwa pelayanan yang baik merupakan kunci utama dalam keberhasilan sebuah usaha. “Hospitality bukan hanya tentang hotel, tetapi tentang bagaimana kita melayani dengan sepenuh hati. Dalam usaha makanan atau produk olahan, pelayanan yang baik akan membuat pelanggan kembali lagi,” jelasnya.

Ia juga berbagi pengalaman terkait praktik di Riss Hotel, termasuk bagaimana siswa dapat mengembangkan ide usaha dari menu yang dipelajari selama praktik. “Menu yang dipelajari saat praktik bisa me

njadi inspirasi untuk membuka usaha sendiri. Kuncinya adalah kreativitas, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba,” tambahnya.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, turut hadir dan membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter sekaligus keterampilan siswa. Menurutnya, wawasan kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu melihat peluang usaha di berbagai bidang. Ia juga berharap siswa dapat memadukan keterampilan teknis dengan sikap pelayanan yang baik untuk menciptakan usaha mandiri yang kompetitif.

Selama pelatihan, siswa mendapatkan pemahaman bahwa konsep hospitality tidak hanya terbatas pada dunia perhotelan, tetapi juga relevan dalam usaha kuliner dan produk olahan. Pelayanan yang ramah, konsisten, dan profesional dinilai mampu meningkatkan kepuasan pelanggan serta mendorong keberlangsungan usaha.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif siswa melalui diskusi dan tanya jawab. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengembangkan potensi kewirausahaan.

Melalui pelatihan ini, siswa APHP MAN 2 Bantul diharapkan tidak hanya terampil dalam pengolahan hasil pertanian, tetapi juga mampu mengintegrasikan konsep pelayanan profesional, sehingga siap menjadi wirausaha muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top