Bantul (MAN 2 Bantul) — Kemeriahan HUT ke-58 MAN 2 Bantul tidak hanya hadir melalui berbagai pertunjukan seni. Halaman madrasah juga berubah menjadi pusat kuliner dengan hadirnya sejumlah booth makanan yang diikuti oleh orang tua/wali murid, Kamis (24/9/2026).
Berbagai macam kuliner tersedia untuk memanjakan warga madrasah. Mulai dari pentol, dimsum, pecel, es krim, kentang goreng, hingga beragam jajanan lainnya. Booth-booth tersebut tampak menarik perhatian siswa, guru, maupun tamu yang hadir dalam kegiatan HUT.
Ketua Panitia HUT ke-58 MAN 2 Bantul, Nurhayati, mengatakan bahwa kehadiran booth kuliner menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk melibatkan orang tua/wali murid sekaligus memberikan pengalaman kepada siswa tentang dunia usaha.
“Booth kuliner ini kami hadirkan agar suasana HUT semakin meriah sekaligus memberikan ruang kepada orang tua untuk ikut berpartisipasi. Anak-anak juga bisa melihat secara langsung bagaimana sebuah usaha kuliner dijalankan, mulai dari menyiapkan produk, menawarkan, melayani pembeli, sampai berinteraksi dengan konsumen,” ujar Nurhayati.

Menurut Nurhayati, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat MAN 2 Bantul sebagai Madrasah Technopreneur, Terampil Berkarakter. Interaksi siswa dengan para pelaku usaha diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan jiwa kewirausahaan sejak dini.
“Harapannya anak-anak tidak hanya menjadi pembeli, tetapi juga bisa belajar dari para pelaku usaha. Siapa tahu nanti muncul ide dan keberanian untuk menjadi wirausaha muda,” tambahnya.
Suasana halaman madrasah pun semakin hidup. Siswa yang sebelumnya menikmati berbagai penampilan di Panggung Kreatif Madrasah dapat menikmati aneka kuliner yang tersedia. Pentol dan dimsum menjadi pilihan bagi pencinta jajanan gurih, pecel menawarkan sajian tradisional, sementara es krim dan kentang goreng menjadi pilihan camilan yang banyak diminati.
Kehadiran booth kuliner menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT ke-58 MAN 2 Bantul. Seni menghidupkan panggung, kuliner menghidupkan halaman, dan kebersamaan menghidupkan perayaan. (ith)






