Bantul (MAN 2 Bantul) – Keluarga besar MAN 2 Bantul menggelar salat istisqa di halaman madrasah pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan (GTK) MAN 2 Bantul ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Nasirudin, guru Fikih MAN 2 Bantul, menyampaikan pesan penting tentang keutamaan istigfar atau memohon ampun kepada Allah SWT dalam khutbahnya. Ia mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak istigfar, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi yang membutuhkan turunnya hujan.
“Dalam kondisi seperti ini, kita hendaknya memperbanyak istigfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Jangan hanya meminta hujan, tetapi kita juga perlu melakukan introspeksi diri, memperbaiki ibadah, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah,” pesan Nasirudin dalam khutbahnya.
Nasirudin kemudian mengingatkan jemaah tentang firman Allah SWT dalam Surah Nuh ayat 10–12 yang menjelaskan ajakan untuk memohon ampun kepada-Nya serta janji Allah berupa turunnya hujan yang lebat dan berbagai limpahan nikmat.
Allah SWT berfirman dalam QS. Nuh ayat 10–12:
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.’”
Menurut pesan yang disampaikan dalam khutbah tersebut, istigfar hendaknya tidak berhenti sebagai ucapan di lisan, tetapi disertai kesungguhan untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan kualitas keimanan.
“Melalui istigfar, kita diingatkan untuk menyadari kekurangan diri dan kembali kepada Allah SWT. Mari kita jadikan salat istisqa ini sebagai momentum untuk memperbanyak doa, memperbaiki amal, dan meningkatkan ketakwaan,” lanjutnya.

Pelaksanaan salat istisqa ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa MAN 2 Bantul. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mempelajari tuntunan ibadah secara teori, tetapi juga mempraktikkannya sekaligus memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
Selain memperbanyak doa dan istigfar, warga madrasah diharapkan semakin peduli terhadap lingkungan serta bijaksana dalam menggunakan air sebagai sumber kehidupan.
Melalui salat istisqa ini, keluarga besar MAN 2 Bantul berharap Allah SWT mengampuni dosa-dosa, melimpahkan rahmat-Nya, dan menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. (nas)
MAN 2 Bantul — Madrasah Technopreneur, Terampil Berkarakter.






