Bantul (MAN 2 Bantul) – Karya Akhir Prodistik MAN 2 Bantul menjadi salah satu tahapan penting bagi siswa kelas XII dalam menuntaskan program Prodistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Bukan sekadar tugas untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh sertifikat Prodistik ITS, Karya Akhir menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kreativitas, kemandirian, kemampuan memecahkan masalah, dan kompetensi melalui proses menghasilkan sebuah karya.
Bimbingan Karya Akhir telah berlangsung sejak Juli 2026 dan terus dilakukan secara bertahap. Salah satu kegiatan bimbingan dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026 di MAN 2 Bantul. Dalam proses tersebut, siswa mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan ide, mengevaluasi perkembangan karya, serta menyempurnakan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki sebelum menghadapi ujian Karya Akhir pada pertengahan November 2026.
Karya Akhir memberikan kesempatan kepada siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pembelajaran Prodistik. Dari sebuah gagasan, siswa belajar menyusun perencanaan, menentukan langkah kerja, menghadapi kendala, mencari solusi, hingga menghasilkan karya yang dapat dipresentasikan dan dipertanggungjawabkan.
Guru pembimbing Prodistik MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, menegaskan bahwa proses tersebut memiliki nilai penting dalam pembentukan kompetensi siswa.
“Karya Akhir bukan sekadar tugas untuk memenuhi syarat sertifikat, tetapi menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan, kreativitas, kemandirian, dan tanggung jawab. Melalui proses bimbingan, siswa belajar bagaimana sebuah ide dikembangkan menjadi karya yang nyata,” jelas Fitria
Menurutnya, proses pengerjaan Karya Akhir juga mengajarkan siswa untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Masukan dari guru pembimbing menjadi bagian dari proses evaluasi agar siswa mampu memperbaiki dan mengembangkan karyanya secara lebih baik.
Salah satu siswa kelas XII, Farel Kumara, merasakan manfaat dari proses bimbingan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Karya Akhir memberikan pengalaman untuk belajar bekerja secara lebih mandiri.
“Bimbingan Karya Akhir membuat kami belajar untuk lebih mandiri dalam mengembangkan ide dan menyelesaikan karya. Dari bimbingan guru, kami juga jadi tahu bagian mana yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan,” ungkap Farel.
Menjelang ujian pada pertengahan November, siswa terus mematangkan karya masing-masing. Tahap ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memastikan karya yang dihasilkan telah melalui proses yang baik dan siap dipresentasikan.
Bagi MAN 2 Bantul, Karya Akhir Prodistik merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti pada teori. Siswa belajar dari ide, berproses menjadi karya, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih kreatif, mandiri, terampil, serta bertanggung jawab. (ftr)






