Bantul (MAN 2 Bantul) – Semangat dan suasana haru mewarnai kegiatan penarikan 15 mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Aula MAN 2 Bantul, Senin (28/9/2026). Momentum penarikan ini menjadi penanda berakhirnya masa praktik sekaligus refleksi atas pengalaman para mahasiswa selama belajar dan berproses di lingkungan madrasah.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNY Grendi Hendrastomo, para guru pembimbing/pamong, serta 15 mahasiswa PK UNY.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua PK, Priska Aprilia. Dalam sambutannya, Priska menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala MAN 2 Bantul, para guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar madrasah yang telah menerima, mendampingi, serta memberikan pengalaman berharga selama pelaksanaan PK.
Priska juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan kegiatan terdapat kekurangan maupun kesalahan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan UNY, Grendi Hendrastomo. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MAN 2 Bantul yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan madrasah.
Grendi berharap pengalaman yang telah diperoleh mahasiswa selama menjalani PK dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal untuk menyelesaikan studi serta memasuki dunia pendidikan.
“Apa yang sudah diberikan semoga bermanfaat dan mahasiswa bisa cepat menyelesaikan kuliah,” ungkap Grendi.
Ia juga menyampaikan permohonan izin apabila ke depan mahasiswa UNY membutuhkan MAN 2 Bantul sebagai lokasi penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akademik.
Pesan yang paling menguatkan disampaikan oleh Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati. Di hadapan para mahasiswa calon guru, Kamad menegaskan bahwa menjadi pendidik bukan hanya tentang menyampaikan materi pembelajaran.
“Guru tidak hanya mengajar, tetapi mendidik,” tegas Nur Hasanah.
Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi para mahasiswa yang kelak akan terjun ke dunia pendidikan. Menurut pesan yang disampaikan Kamad, seorang guru memiliki peran lebih luas dalam mendampingi peserta didik, bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi juga hadir dalam proses pendidikan mereka.
Masa PK di MAN 2 Bantul pun diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman praktik, tetapi menjadi proses belajar yang membentuk kesiapan mahasiswa untuk menjalankan peran sebagai pendidik.
Suasana semakin hangat ketika kegiatan dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari guru pamong, Siti Nur’aini. Ia menyampaikan kesan selama mendampingi mahasiswa sekaligus pesan untuk perjalanan mereka selanjutnya.
Perwakilan mahasiswa, Putri, juga menyampaikan kesan dan pesan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kepala MAN 2 Bantul, para guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar madrasah atas bimbingan, arahan, serta pengalaman yang telah diberikan selama mengikuti PK.
Sebanyak 15 mahasiswa PK UNY yang mengikuti kegiatan di MAN 2 Bantul berasal dari berbagai program studi, antara lain Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Kimia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Sosiologi, serta Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Acara penarikan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban dan foto bersama. Berakhirnya masa PK bukan berarti berakhirnya hubungan antara mahasiswa dan MAN 2 Bantul. Sebaliknya, pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di madrasah diharapkan terus menjadi bekal dalam perjalanan mereka menjadi pendidik. (ftr)






