Bangun Sinergi Pengembangan Perpustakaan, Pustakawan MAN 2 Bantul Hadiri Audiensi Pokja

Bantul (MAN 2 Bantul) — Pustakawan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menghadiri kegiatan audiensi sekaligus silaturahmi dengan jajaran pimpinan baru di Lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul. Pertemuan ini berlangsung hangat di Ruang Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Kemenag Bantul pada Rabu (23/9/2026). Kehadiran pengelola perpustakaan MAN 2 Bantul ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam menyelaraskan visi serta meningkatkan kualitas tata kelola perpustakaan madrasah secara berkelanjutan.

Kegiatan audiensi ini diinisiasi dan dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Pustakawan Kemenag Bantul, Riza Alfian. Acara diawali dengan sesi perkenalan resmi antara para pustakawan dan pengelola perpustakaan madrasah se-Kabupaten Bantul dengan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) serta pejabat Subbagian Tata Usaha (Subbag TU) Kemenag Bantul yang baru dilantik. Suasana diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, berfokus pada penguatan peran strategis perpustakaan sebagai pusat sumber belajar siswa.

Dalam arahannya, Kasi Dikmad memberikan dorongan moril dan motivasi tinggi kepada seluruh pustakawan yang hadir. Ia menekankan bahwa tugas pengelola perpustakaan bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian dari dakwah dan pelayanan pendidikan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kerja, terutama saat rutinitas harian mulai memicu rasa jenuh. “Kalau mulai merasa bosan, perbaiki lagi niatnya. Kita harus ingat dasar dari bekerja adalah sebagai ibadah,” tegasnya.

Menghadapi era digital saat ini, tantangan menumbuhkan minat baca dan literasi di kalangan peserta didik diakui semakin berat. Oleh karena itu, pustakawan dituntut untuk terus berinovasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan ruang perpustakaan yang ramah dan menarik bagi siswa. Menanggapi hal tersebut, pihak Dikmad Kemenag Bantul berkomitmen untuk memberikan bimbingan teknis secara lebih intensif, sekaligus mengevaluasi serta memperbaiki pola pendampingan yang dirasa belum maksimal pada tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, dalam forum tersebut ditegaskan pentingnya merangkul seluruh staf pengelola perpustakaan di lingkungan madrasah ke dalam wadah Pokja Pustakawan. Langkah konsolidasi ini diharapkan dapat membangun jaringan komunikasi yang solid, sehingga gerakan literasi madrasah di Kabupaten Bantul dapat berjalan semakin masif dan terstruktur.

Selain sebagai sarana silaturahmi, audiensi ini juga menjadi momentum penting untuk mematangkan agenda kerja terdekat Pokja Pustakawan. Salah satu program strategis yang dipaparkan adalah rencana studi tiru ke Perpustakaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk menggali best practices, mempelajari sistem manajemen pustaka modern, serta saling berbagi pengalaman demi mengakselerasi perbaikan dan modernisasi perpustakaan di madrasah masing-masing.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pustakawan MAN 2 Bantul berharap dapat membawa pulang ide-ide segar serta wawasan baru yang dapat diterapkan langsung di perpustakaan MAN 2 Bantul, guna mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, berprestasi, dan berbudaya literasi. (Prema)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top