Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul menghadiri acara serah terima gedung milik Pemerintah Kabupaten Bantul kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang berlangsung di kantor Bawaslu Bantul, Senin (31/8/2026).
Gedung tersebut berada tepat di sebelah lingkungan MAN 2 Bantul. Kehadiran MAN 2 Bantul dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Waka Humas, Nurhayati.
Acara serah terima dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur pimpinan, di antaranya Ketua Bawaslu DIY, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budi Raharja, Asisten I Setda Kabupaten Bantul Hermawan Setiadi, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Bantul, Istirul Widilastuti, S.IP., MPA.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja, menyampaikan bahwa keberadaan kantor Bawaslu yang berada di lingkungan pendidikan memiliki nilai strategis. Lokasi yang berdekatan dengan lembaga pendidikan dinilai dapat membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara Bawaslu dengan generasi muda, khususnya para pemilih pemula.
“Dengan keberadaan Bawaslu yang berada di lingkungan pendidikan, tentunya Bawaslu akan semakin dekat dengan pemilih pemula. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran demokrasi sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Bawaslu di lingkungan pendidikan dapat menjadi sarana untuk semakin mendekatkan edukasi demokrasi kepada para pelajar. Para siswa yang nantinya menjadi pemilih pemula dapat mengenal lebih dekat peran dan fungsi Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi dan penyelenggaraan pemilu.
Bagi MAN 2 Bantul, keberadaan kantor Bawaslu yang berdampingan dengan madrasah menjadi sebuah peluang positif untuk membangun literasi demokrasi bagi siswa. Kedekatan lokasi memungkinkan adanya sinergi dan kegiatan edukatif yang dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Waka Humas MAN 2 Bantul, Nurhayati, menyambut baik keberadaan Bawaslu yang kini semakin dekat dengan lingkungan madrasah. Kedekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antara Bawaslu dan MAN 2 Bantul, khususnya dalam kegiatan edukasi kepemiluan dan penguatan karakter demokratis bagi peserta didik.
Dengan hadirnya Bawaslu di lingkungan pendidikan, demokrasi diharapkan tidak hanya menjadi materi yang dipelajari di ruang kelas, tetapi juga semakin dekat dengan kehidupan nyata generasi muda.
Dari gedung yang berdampingan, diharapkan lahir sinergi untuk membangun generasi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan sadar demokrasi. (ith)






