PPL UNY Hadirkan Pembelajaran Interaktif, Siswa X Soshum MAN 2 Bantul Antusias Pelajari Materi Konflik

Bantul (MAN 2 Bantul) – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabiq Mahfudhoh, melaksanakan praktik mengajar sebesar 50 persen pada mata pelajaran Sosiologi di kelas X Soshum dengan didampingi guru pembimbing PPL Sri Suhartun. Kegiatan pembelajaran berlangsung pada Senin (3/8/2026), pukul 10.45–11.25 WIB, dengan mengangkat materi konflik dan pemberontakan sebagai bagian dari pembelajaran Sosiologi. Praktik mengajar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan PPL yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola proses pembelajaran di kelas. Pada kesempatan tersebut, Sabiq Mahfudhoh menyampaikan materi mengenai pengertian konflik sosial, penyebab terjadinya konflik, bentuk-bentuk konflik, dampak yang ditimbulkan, serta kaitannya dengan solusi agar terhindar dari konflik dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejak awal pembelajaran, suasana kelas berlangsung aktif dan kondusif. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan melibatkan siswa dalam proses diskusi serta memberikan contoh-contoh konflik yang sering terjadi di lingkungan sekitar maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendekatan tersebut membantu siswa lebih mudah memahami konsep-konsep yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi nyata. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, pemateri menyisipkan sesi tanya jawab di sela-sela penyampaian materi. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat diberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari. Pemberian penghargaan sederhana tersebut terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya tangan yang terangkat setiap kali pertanyaan diajukan. Mereka berlomba-lomba memberikan jawaban terbaik serta menyampaikan pendapat mengenai berbagai bentuk konflik yang pernah mereka ketahui. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa PPL dan peserta didik menjadikan proses pembelajaran lebih hidup, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

   

Selain melatih kemampuan berpikir kritis, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk memahami bahwa konflik merupakan bagian dari dinamika kehidupan sosial yang dapat diselesaikan melalui cara-cara yang tepat tanpa harus menimbulkan kerugian bagi berbagai pihak. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memahami pentingnya penyelesaian konflik secara damai dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui praktik mengajar ini, diharapkan mahasiswa PPL UNY semakin terampil dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta berpusat pada peserta didik. Di sisi lain, siswa kelas X Soshum memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik melalui metode pembelajaran interaktif yang dipadukan dengan pemberian reward, sehingga mampu meningkatkan semangat belajar, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif selama proses pembelajaran berlangsung. (SS)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top