Perkuat Kesiapan TKA 2026 Guru Sosiologi MAN 2 Bantul Ikuti MGMP MA DIY

Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Guru Sosiologi MAN 2 Bantul, Sri Suhartun mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sosiologi Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di MAN 2 Yogyakarta yang beralamat di Jalan KH. Ahmad Dahlan Nomor 130 dengan agenda utama membahas penyusunan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta pemetaan materi terbaru Sosiologi Tahun 2026. Kegiatan MGMP ini diikuti oleh para guru Sosiologi Madrasah Aliyah se-DIY sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi profesional, menyamakan persepsi terhadap kebijakan pendidikan terbaru, sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di madrasah. Melalui forum tersebut, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah pengembangan pembelajaran Sosiologi yang selaras dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Materi disampaikan oleh Poerwanti Hadi Pratiwi, dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai perkembangan terbaru terkait penyusunan soal TKA yang mengacu pada kompetensi berpikir kritis, analitis, dan kemampuan peserta didik dalam mengaitkan konsep-konsep sosiologi dengan fenomena sosial di masyarakat. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pemetaan materi Sosiologi terbaru tahun 2026 sebagai acuan dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan evaluasi di madrasah. Sri Suhartun menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat bagi guru dalam mempersiapkan proses pembelajaran. Menurutnya, forum MGMP menjadi sarana strategis untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, sekaligus menyusun langkah bersama dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan, khususnya terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik. “Kegiatan ini sangat membantu guru untuk memahami arah penyusunan soal TKA dan materi terbaru sehingga pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik menjadi lebih terarah, relevan, dan sesuai dengan tuntutan kurikulum,” ujarnya.

    

Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta juga saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran Sosiologi, mulai dari strategi penyampaian materi hingga penyusunan soal asesmen yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Berbagai masukan dari peserta menjadi bagian penting dalam menyempurnakan pemetaan materi yang akan diterapkan pada tahun ajaran mendatang. Keikutsertaan Sri Suhartun dalam kegiatan MGMP Sosiologi MA DIY merupakan bentuk komitmen MAN 2 Bantul dalam mendukung peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan. Diharapkan, hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kesiapan peserta didik menghadapi TKA, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, berpikir kritis, dan kepekaan sosial sesuai dengan perkembangan pendidikan nasional. (SS)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top