Bantul (MAN 2 Bantul) – Kepala KUA Kapanewon Bantul, Achmad Rois Wizda, menyampaikan apresiasi kepada MAN 2 Bantul dalam kegiatan penyuluhan BRUS (Bina Remaja Usia Sekolah) yang dilaksanakan pada Senin (18/5/2026) di Masjid At Taāawun MAN 2 Bantul dengan menghadirkan narasumber Wahyu Sinangsih dengan tema “Tumbuh Kembang Remaja dan Risiko Reproduksi”.
Dalam sambutannya, Achmad Rois Wizda mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah yang telah menerima dan mendukung kegiatan pembinaan remaja usia sekolah tersebut. Ia menyebut kerja sama antara KUA Bantul dengan MAN 2 Bantul telah terjalin dengan baik dan diharapkan dapat terus berlanjut.
āTerima kasih kepada MAN 2 Bantul. Ini bukan kesempatan pertama dan semoga juga bukan yang terakhir. Kerja sama ini mudah-mudahan bisa terus diteruskan,ā ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi peserta maupun pihak madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Rois Wizda menyoroti tiga tantangan utama yang dihadapi remaja usia sekolah saat ini. Tantangan pertama adalah potensi munculnya pernikahan anak yang masih perlu mendapat perhatian bersama dari keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

Selain itu, ia juga menyinggung potensi kenakalan remaja seperti bullying yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mental dan sosial peserta didik. Menurutnya, perilaku saling menghargai dan menjaga pertemanan perlu terus ditanamkan kepada para siswa.
Tantangan berikutnya adalah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Ia mengingatkan para siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan tidak terpengaruh oleh dampak negatif penggunaan media digital.
Melalui kegiatan penyuluhan BRUS tersebut, KUA Kapanewon Bantul berharap para siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan remaja serta memiliki karakter yang positif dalam kehidupan sehari-hari. (gusmur)






