Bantul (MAN 2 Bantul) — Pembelajaran berbasis unjuk kinerja diterapkan pada siswa kelas X keterampilan otomotif di MAN 2 Bantul, khususnya pada materi sistem sasis dengan sub kompetensi sistem suspensi sepeda motor. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan praktik siswa sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam memahami materi secara langsung di lapangan pada Senin (13/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melakukan praktik secara langsung terkait komponen dan cara kerja sistem suspensi sepeda motor. Mereka diminta untuk mengidentifikasi bagian-bagian suspensi, menjelaskan fungsinya, serta melakukan pembongkaran dan perakitan dengan prosedur yang benar.
Salah satu kelas yang mengikuti kegiatan ini adalah kelas X D. Beberapa siswa, di antaranya Dani dan Awan, terlihat antusias saat melaksanakan praktik. Mereka secara aktif berdiskusi, mencoba alat, serta menunjukkan kemampuan dalam menganalisis kondisi komponen suspensi.
Guru pengampu menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis unjuk kinerja ini menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. “Dengan praktik langsung, siswa lebih mudah memahami konsep sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kompetensi keterampilan yang memadai, khususnya dalam bidang otomotif. Pembelajaran seperti ini juga menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan di dunia industri dimasa mendatang. (masbro)






