MAN 2 Bantul Terjunkan Siswi APHP Magang di Roti Olinda

Bantul (MAN 2 Bantul)  Madrasah Aliyah Negeri 2 Bantul terus berkomitmen meningkatkan kualitas lulusannya melalui sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan dunia industri. Pada Senin (23/02/2026), madrasah secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan siswa magang dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di Roti Olinda, sebuah unit usaha bakery yang berlokasi di Pranti, Srihardono, Pundong, Bantul.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata madrasah dalam memberikan pengalaman praktis bagi siswa sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia kerja yang kompetitif. Penerjunan magang kali ini dilakukan langsung oleh Tuti Mulyati, selaku guru pembimbing magang dari MAN 2 Bantul. Ia mengantarkan Ayuk Miftahul Jannah, siswi kelas XII D jurusan APHP, untuk memulai masa praktiknya di Roti Olinda.

Kami ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya menguasai teori pengolahan makanan di laboratorium sekolah, tetapi juga memahami dinamika produksi dalam skala industri. Roti Olinda dipilih karena memiliki standar kualitas yang baik dan manajemen produksi yang sangat relevan dengan materi pembelajaran siswa kami,” ujar Tuti dalam sambutannya saat acara serah terima.

Program magang ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, terhitung mulai dari 23 Februari hingga 30 April 2026. Selama periode tersebut, siswa diharapkan mampu menyerap ilmu mengenai proses produksi, manajemen bahan baku, hingga pengemasan dan pemasaran produk bakery.

Sebelum resmi diterjunkan ke lokasi magang, pihak madrasah telah membekali para siswa dengan serangkaian persiapan yang matang. Pihak sekolah menyadari bahwa tantangan di dunia industri bukan hanya soal hard skill atau kemampuan teknis, melainkan juga soft skill yang kuat.

Beberapa poin utama yang ditekankan dalam pembekalan meliputi:

  • Etika Kerja: Bagaimana bersikap profesional di lingkungan kerja.

  • Kedisiplinan: Kepatuhan terhadap jam kerja dan aturan perusahaan.

  • Komunikasi: Cara berinteraksi dengan rekan kerja dan atasan.

  • Standar Operasional Dasar (SOP): Pemahaman mengenai kebersihan dan keamanan pangan (sanitasi) yang menjadi harga mati di industri pengolahan hasil pertanian.

   

Program magang ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran berbasis industri. Menurut pihak MAN 2 Bantul, kegiatan ini bertujuan untuk mempersempit kesenjangan antara teori yang diajarkan di kelas dengan praktik nyata di lapangan. Ayuk Miftahul Jannah, sebagai siswi yang mendapatkan kesempatan ini dengan antusias.

Pihak Roti Olinda menyambut baik kedatangan siswi MAN 2 Bantul. Mereka berharap kehadiran peserta magang dapat memberikan sinergi positif bagi perusahaan, sementara perusahaan menyediakan wadah belajar yang representatif bagi siswa.

Melalui kolaborasi antara instansi pendidikan dan sektor swasta seperti ini, MAN 2 Bantul berharap dapat mencetak lulusan yang mandiri dan siap kerja. Program magang bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan investasi keterampilan bagi siswa untuk menghadapi era industri yang kian berkembang.

Dengan berakhirnya masa magang pada akhir April mendatang, diharapkan Ayuk dan siswa-siswi lainnya dapat membawa pulang pengalaman berharga yang tidak ditemukan dalam buku teks, serta memiliki mentalitas kerja yang tangguh dan inovatif di bidang pangan. ™

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top