Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Komitmen dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan profesional kembali diwujudkan oleh MAN 2 Bantul melalui program magang di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Senin (23/2/26), salah satu siswa kelas XII resmi memulai magang di bagian Engineering Forriz Hotel Yogyakarta yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No. 60, Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta.
Penerjunan magang tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Peserta Magang antara pihak madrasah dan pihak industri. Dokumen resmi ini menjadi bukti dimulainya pelaksanaan magang yang berlangsung mulai 23 Februari hingga 30 April 2026.
Adapun siswa yang diterjunkan adalah Alifian Nur Lathif, kelas XII A dengan bidang keahlian Las. Penempatan di bagian Engineering hotel dinilai relevan dengan kompetensi yang dimiliki, mengingat divisi ini bertanggung jawab atas pemeliharaan, perawatan, serta perbaikan fasilitas dan sistem pendukung operasional hotel.
Dari pihak madrasah, proses penyerahan peserta magang didampingi oleh guru pembimbing sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Dalam keterangannya, beliau menegaskan bahwa program magang merupakan bagian dari strategi pembelajaran berbasis pengalaman nyata (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami dunia kerja secara langsung.
“Magang di bagian engineering hotel akan memberikan pengalaman berharga tentang manajemen fasilitas, perawatan teknis, hingga penerapan standar keselamatan kerja. Kami berharap siswa dapat menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta menjaga nama baik madrasah.” ujarnya.
Sementara itu, dari pihak industri, kegiatan penyerahan peserta magang diwakili oleh Fajar Aldi Hariska. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh MAN 2 Bantul kepada Forriz Hotel Yogyakarta sebagai mitra magang.
“Kami menyambut baik kehadiran siswa magang dari MAN 2 Bantul. Di bagian engineering, peserta akan belajar mengenai perawatan fasilitas hotel, pengecekan rutin sistem kelistrikan, peralatan mekanik, hingga standar keselamatan kerja. Kami berharap siswa dapat aktif belajar dan beradaptasi dengan budaya kerja profesional.” ungkapnya.
Bagian Engineering dalam industri perhotelan memiliki peran yang sangat vital. Divisi ini memastikan seluruh fasilitas hotel—mulai dari instalasi listrik, sistem pendingin ruangan, pompa air, hingga struktur bangunan—berfungsi dengan baik demi kenyamanan dan keselamatan tamu. Oleh karena itu, ketelitian, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi hal yang sangat ditekankan.
Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan magang, peserta akan berada dalam bimbingan teknisi dan supervisor engineering hotel. Ia akan dilibatkan dalam kegiatan pengecekan rutin, perawatan berkala, serta membantu pekerjaan teknis sesuai arahan pembimbing industri. Selain mengasah keterampilan teknis, siswa juga akan belajar tentang koordinasi tim, komunikasi profesional, dan manajemen pekerjaan di lingkungan kerja nyata.
MAN 2 Bantul memandang bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik langsung di dunia industri. Dengan terjun ke DUDI, siswa dapat mengintegrasikan teori yang telah dipelajari dengan pengalaman nyata di lapangan.
Program magang ini diperuntukkan bagi siswa kelas XII yang memilih jalur kerja setelah lulus. Sementara itu, siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mendapatkan pendampingan intensif berupa pendalaman materi UTBK. Pendekatan ini menunjukkan komitmen madrasah dalam memberikan layanan yang adaptif dan sesuai dengan pilihan masa depan peserta didik.
Penandatanganan berita acara pada 23 Februari 2026 menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Kolaborasi antara MAN 2 Bantul dan Forriz Hotel Yogyakarta diharapkan dapat terus terjalin dan berkembang, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
Melalui magang di bagian engineering ini, MAN 2 Bantul berharap peserta mampu menunjukkan profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta membawa citra positif madrasah di lingkungan kerja. Pengalaman selama periode Februari–April 2026 ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam menapaki dunia kerja yang sesungguhnya.
Dengan pembekalan karakter, disiplin, dan keterampilan teknis yang kuat, MAN 2 Bantul optimis lulusan madrasah mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor industri, termasuk bidang teknik dan perhotelan. (ftr)






