Bantul (MAN 2 Bantul) — Guru Bahasa Indonesia MAN 2 Bantul berpartisipasi dalam kegiatan bedah soal UTBK yang diselenggarakan oleh MGMP Bahasa Indonesia SMA Provinsi DIY bekerja sama dengan Penerbit Erlangga pada Selasa (10/2/26). Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membekali siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Kegiatan bedah soal menghadirkan narasumber Anwar Efendi, dosen Bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Yogyakarta, yang memberikan pemaparan mengenai karakteristik terbaru soal UTBK, pola penalaran yang diujikan, serta teknik efektif dalam menjawab soal secara tepat dan efisien. Materi yang dibahas mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi Bahasa Indonesia, serta kemampuan penalaran umum yang menekankan keterampilan berpikir kritis dan analitis.
Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak untuk mengkaji berbagai tipe soal yang sering muncul, mengenali pola jebakan dalam pilihan jawaban, serta memahami kompetensi dasar yang perlu dimiliki siswa. Guru Bahasa Indonesia MAN 2 Bantul, Sumardiasih memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman tentang model soal literasi, baik yang berbasis teks informasi maupun teks sastra, yang selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi siswa.
Ia menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran, khususnya bagi siswa kelas XII. Dengan memahami struktur dan karakteristik soal UTBK secara lebih menyeluruh, guru dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih selaras dengan tuntutan asesmen nasional dan seleksi masuk perguruan tinggi. Pembelajaran pun dapat difokuskan pada penguatan kemampuan literasi membaca kritis, memahami makna tersirat, serta menarik kesimpulan secara logis dan sistematis.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan latihan pembahasan soal secara langsung. Suasana berlangsung aktif dan produktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam berbagi pengalaman serta strategi pendampingan siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK.
Partisipasi guru MAN 2 Bantul dalam kegiatan yang difasilitasi Penerbit Erlangga ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di madrasah. Dengan bekal pemahaman yang lebih mendalam terhadap pola soal UTBK terkini, siswa diharapkan semakin siap, percaya diri, dan mampu meraih hasil terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diimpikan. (asih)






