Bantul (MAN 2 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menyelenggarakan peringatan hari besar Islam Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan khidmat. Acara yang dipusatkan di Aula Utama madrasah pada Kamis (15/1/26) ini menghadirkan Ustadz Toyib sebagai penceramah utama guna memberikan siraman rohani kepada keluarga besar madrasah. Kegiatan pengajian ini diikuti oleh seluruh jajaran Guru dan Pegawai, serta ratusan siswa dari kelas X dan XII. Kehadiran para siswa kelas XII secara khusus diharapkan dapat menjadi bekal spiritual tambahan bagi mereka yang sesaat lagi akan menghadapi ujian akhir dan transisi menuju jenjang pendidikan tinggi.
Kepala MAN 2 Bantul Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan. “Kegiatan ini adalah momentum bagi kita semua, khususnya para siswa, untuk merefleksikan kembali perintah salat lima waktu sebagai tiang agama dan sarana disiplin diri.” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Toyib membawakan materi dengan gaya yang segar namun sarat makna. Beliau menekankan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj adalah mukjizat besar di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat secara langsung dari Allah SWT. Beliau berpesan kepada para siswa kelas X agar mulai membangun fondasi ibadah yang kuat sejak dini. Sementara untuk siswa kelas XII, beliau menekankan pentingnya melibatkan Allah dalam setiap ikhtiar menempuh masa depan. “Salat adalah kunci pembuka pintu sukses. Jika urusanmu dengan Sang Pencipta sudah baik, maka urusan duniamu akan dimudahkan.” tutur Ustadz Toyib.
Sepanjang acara, para siswa tampak antusias menyimak materi. Suasana hangat tercipta saat sesi diskusi, di mana beberapa siswa mengajukan pertanyaan mengenai tantangan menjaga istiqomah dalam beribadah di tengah gempuran tren media sosial. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Toyib, memohon keberkahan untuk seluruh keluarga besar MAN 2 Bantul serta kelancaran bagi siswa kelas XII dalam menempuh ujian yang akan datang. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak madrasah berharap nilai-nilai spiritual yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. (ss)






