Penguji dari AHASS Mbali Beri Pengarahan Sebelum UKK Otomotif MAN 2 Bantul

Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) Tahun 2026, MAN 2 Bantul menyelenggarakan kegiatan pengarahan UKK bagi peserta didik kelas XII jurusan Otomotif Sepeda Motor pada Senin, 12 Januari 2026, bertempat di Bengkel Otomotif MAN 2 Bantul, sebelum UKK secara resmi dimulai.

Pengarahan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada peserta didik terkait aturan, mekanisme, serta standar pelaksanaan ujian agar UKK dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar, dan menghasilkan capaian kompetensi yang optimal. Seluruh siswa kelas XII jurusan Otomotif Sepeda Motor mengikuti kegiatan ini dengan penuh disiplin dan antusiasme.

Kegiatan pengarahan disampaikan langsung oleh tim penguji dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), yaitu AHASS Mbali Bantul sebagai mitra resmi madrasah. Tim penguji terdiri atas Heru Wihardo, ST selaku Manajer AHASS Mbali Bantul dan Tri Aji selaku Kepala Bengkel AHASS Mbali.

Dalam paparannya, Heru Wihardo, ST menekankan pentingnya ketelitian, kerapian, serta kepatuhan terhadap standar kerja industri.

ā€œUKK ini bukan sekadar ujian sekolah, tetapi simulasi nyata dunia kerja. Karena itu, kami menekankan kepada siswa untuk bekerja dengan teliti, rapi, dan selalu mematuhi SOP serta K3 agar hasil kerja aman, berkualitas, dan profesional,ā€ ujarnya.

Sementara itu, Tri Aji menjelaskan secara rinci mengenai alur pengerjaan soal praktik, penggunaan peralatan bengkel, serta aspek penilaian yang akan digunakan.

ā€œSetiap tahapan pengerjaan memiliki nilai, mulai dari persiapan alat, proses kerja, hingga hasil akhir. Sikap kerja seperti disiplin, tanggung jawab, dan kebersihan tempat kerja juga menjadi bagian penting dari penilaian UKK,ā€ jelasnya.

Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menjaga sikap profesional, kejujuran, dan tanggung jawab selama pelaksanaan UKK, karena aspek tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian kompetensi.

Kegiatan pengarahan ini turut didampingi oleh Drs. Purwosusilo, selaku guru pembimbing jurusan Otomotif Sepeda Motor MAN 2 Bantul. Ia memberikan motivasi agar siswa memanfaatkan UKK sebagai ajang pembuktian kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha di bidang otomotif.

Melalui kegiatan pengarahan ini, diharapkan seluruh peserta UKK dapat memahami dengan baik teknis dan aturan ujian, mampu menerapkan kompetensi yang telah dipelajari selama masa pendidikan, serta memperoleh hasil UKK yang maksimal dan membanggakan bagi diri sendiri maupun madrasah. (pur)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top