UKK Multimedia MAN 2 Bantul Libatkan Dunia Industri Trilogi Karya Edutama untuk Uji Kompetensi Siswa

Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul melaksanakan kegiatan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) bagi peserta didik jurusan Multimedia kelas XII E pada Senin, 12 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 27 siswa sebagai bagian dari evaluasi akhir untuk mengukur capaian kompetensi kejuruan sebelum mereka menyelesaikan pendidikan di madrasah.

Pelaksanaan UKK berlangsung pada sesi 2, yakni mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Ruang Multimedia lantai 3 Gedung Keterampilan MAN 2 Bantul. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan tertib, disiplin, dan penuh konsentrasi sesuai dengan prosedur pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Bentuk uji kompetensi yang diujikan adalah pembuatan desain poster menggunakan aplikasi CorelDRAW. Setiap peserta diwajibkan menghasilkan satu karya poster sesuai dengan tema dan ketentuan yang telah ditentukan oleh tim penguji. Hasil karya tersebut menjadi bahan utama penilaian dalam mengukur kemampuan teknis, ketepatan penggunaan tools desain, serta kreativitas siswa di bidang desain grafis.

UKK Multimedia ini diuji oleh tim penguji dari dunia industri, yaitu Trilogi Karya Edutama (Trilogikaedutama) yang menurunkan tiga orang penguji profesional. Kehadiran penguji dari pihak industri bertujuan untuk memastikan bahwa kompetensi siswa telah sesuai dengan standar kerja dan kebutuhan industri saat ini.

Selama pelaksanaan ujian, guru pendamping mata pelajaran Multimedia tidak diperkenankan memasuki ruang ujian, kecuali apabila terjadi kendala teknis atau situasi tertentu yang memerlukan penanganan khusus. Ketentuan ini diberlakukan untuk menjaga objektivitas, profesionalisme, serta kelancaran proses penilaian.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan UKK yang berjalan dengan tertib dan profesional.

“Uji Kompetensi Keterampilan ini menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Kami berharap melalui UKK ini, siswa tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki etos kerja, kedisiplinan, dan kreativitas yang menjadi bekal utama di dunia industri kreatif,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan pihak industri dalam pengujian merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan pendidikan madrasah dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi dengan dunia industri seperti Trilogikaedutama sangat penting agar kompetensi yang diajarkan di madrasah tetap relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” imbuhnya.

Uji Kompetensi Keterampilan ini merupakan salah satu syarat kelulusan bagi siswa kelas XII, khususnya pada program keterampilan Multimedia. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja, berwirausaha di bidang kreatif, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (why)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top