Perkuat Sinergi Awal Tahun, Guru Multimedia MAN 2 Bantul Matangkan Kurikulum dan Persiapan UKK 2026

Bantul (MAN 2 Bantul)  Mengawali kalender akademik di tahun baru 2026, tim pengajar produktif Multimedia MAN 2 Bantul bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi internal. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (5/1/2026) ini bertempat di Ruang Guru MAN 2 Bantul. Fokus utama pembahasan adalah standarisasi kontrak belajar serta sinkronisasi materi pembelajaran untuk jenjang kelas X, XI, dan XII guna menghadapi tantangan industri kreatif yang kian dinamis.

Rapat ini dihadiri oleh jajaran guru kompetensi keahlian Multimedia, antara lain Menara Lintang Was, Janik Munandari, Adinda Nora Krisna Febriza, dan Tuti Mulyati. Suasana hangat namun formal menyelimuti diskusi tersebut, di mana masing-masing guru memberikan evaluasi serta masukan untuk meningkatkan kualitas lulusan madrasah.

Dalam koordinasi tersebut, disepakati bahwa siswa kelas X akan difokuskan pada penguatan fondasi yaitu fotografi dasar. Janik menekankan bahwa pengenalan alat secara detail adalah kunci. Siswa tidak hanya diajarkan cara menekan tombol rana, tetapi juga memahami anatomi kamera secara mendalam, baik secara teori maupun melalui proyek langsung.

Selain teknis fotografi, materi mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi prioritas. Siswa diwajibkan memahami prosedur keamanan dalam penggunaan alat-alat foto dan video. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki rasa tanggung jawab terhadap inventaris sekolah dan keselamatan diri sejak dini. Output yang diharapkan adalah seluruh siswa kelas X mampu mengoperasikan kamera secara mandiri dan profesional.

Bergeser ke jenjang kelas XI, pembahasan berfokus pada persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Menara Lintang Was menjelaskan bahwa pada semester ini, kelas XI akan didominasi oleh sistem full proyek. Sebelum diterjunkan ke berbagai instansi atau industri kreatif, siswa akan diberikan pembekalan intensif.

Pembekalan ini sangat krusial. Kami memberikan pemahaman mengenai etika profesi, apa yang boleh (do) dan tidak boleh dilakukan (don’ts) selama di tempat magang,” ujar Menara dalam rapat tersebut. Hal ini dilakukan agar siswa MAN 2 Bantul tidak hanya unggul secara skill, tetapi juga memiliki karakter dan tata krama yang baik di lingkungan kerja.

Bagi siswa kelas XII, tantangan yang dihadapi adalah ujian akhir dan transisi menuju dunia kerja atau pendidikan tinggi. Tim guru menyepakati adanya penguatan materi intensif selama lima kali pertemuan sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK).

Adinda Nora Krisna Febriza dan Tuti Mulyati menambahkan bahwa selain teknis UKK, siswa juga akan dibekali dengan persiapan magang lanjutan serta wawasan persiapan kerja. Hal ini mencakup pembuatan portofolio yang menarik hingga simulasi wawancara. Tujuannya agar setelah lulus dari MAN 2 Bantul, siswa benar-benar siap bersaing di pasar kerja atau membuka unit usaha mandiri (wirausaha) di bidang multimedia.

Koordinasi yang berlangsung selama beberapa jam ini menghasilkan poin-poin strategis yang akan segera diimplementasikan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mulai pekan depan. Kepala MAN 2 Bantul melalui perwakilan tim multimedia berharap, melalui perencanaan yang matang di awal tahun 2026 ini, prestasi siswa baik secara akademik maupun karya dapat terus meningkat.

Dengan adanya sinkronisasi materi dari kelas X hingga XII, diharapkan tercipta kesinambungan kurikulum yang membuat siswa Multimedia MAN 2 Bantul memiliki kompetensi yang utuh, mulai dari pengenalan alat, pengalaman industri, hingga kesiapan kerja yang matang. ™

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top