Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka mendukung peningkatan kebugaran peserta didik sekaligus upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Penggalangan Komitmen Peningkatan Kebugaran Anak Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (3/12/25), pukul 08.30ā13.00 WIB, bertempat di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul, Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, para pengawas SD, SMP, dan SMA masing-masing lima orang, serta para kepala satuan pendidikan dari jenjang SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MAN, termasuk Kepala MAN 2 Bantul.
Acara diawali dengan proses registrasi peserta, kemudian dilanjutkan sambutan dari dr. Anisya Ulfa Hanum, M.Kes. dari Dinas Kesehatan Provinsi D.I. Yogyakarta yang menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penurunan stunting di wilayah DIY, khususnya Kabupaten Bantul. Sambutan berikutnya disampaikan oleh dr. Subarda, M.Kes. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dinas Kesehatan Provinsi dengan melibatkan sekolah-sekolah sebagai mitra strategis dalam penggalangan komitmen peningkatan kebugaran anak sekolah.
Sebagai narasumber utama, hadir Fitria Dwi Andriyani, Ph.D. dari Universitas Negeri Yogyakarta yang menyampaikan materi meliputi kondisi kebugaran anak sekolah saat ini dan pentingnya aktivitas fisik di tengah maraknya gaya hidup sedentari, strategi serta panduan peningkatan aktivitas fisik di lingkungan sekolah, serta penyusunan kebijakan, strategi, dan penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan aktivitas fisik anak sekolah.
Penyampaian materi diselingi dengan kegiatan ice breaking agar suasana tetap segar dan peserta tetap antusias. Peserta juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, kendala, maupun usulan terkait pelaksanaan program di satuan pendidikan masing-masing. Pada sesi berikutnya, seluruh peserta diminta menandatangani lembar komitmen yang telah disediakan, lengkap dengan nama dan asal sekolah atau instansi.
Tujuan utama dari pertemuan ini adalah terbangunnya komitmen pihak sekolah untuk secara aktif meningkatkan kebugaran peserta didik melalui berbagai kegiatan, baik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani maupun aktivitas lain di lingkungan sekolah. Aktivitas yang dimaksud adalah berbagai bentuk gerak tubuh yang membakar energi sehingga dapat mengurangi perilaku sedentari atau kecenderungan kurang bergerak, termasuk kebiasaan berlebihan menggunakan gawai.
Setelah seluruh peserta menandatangani komitmen, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan dan pengulangan isi komitmen yang dipandu oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, kemudian ditutup dengan doa bersama. (eds)






