Lomba Lantang Berkisah Meriahkan Milad ke-57 MAN 2 Bantul dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka Milad ke-57 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menyelenggarakan Lomba Lantang Berkisah di Aula madrasah pada Rabu (27/8/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta dari kelas X, XI, dan XII, dengan semangat meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya.

Para peserta diminta membawakan kisah-kisah penuh hikmah tentang Rasulullah maupun para sahabat beliau. Melalui lantang berkisah ini, siswa tidak hanya berlatih berbicara di depan umum, tetapi juga diajak mendalami keteladanan akhlak mulia, kesetiaan, pengorbanan, keberanian, serta nilai-nilai kebaikan yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Hidayatu Rohman dan Fatkhurrozak Johan Maulana. Mereka menilai berdasarkan aspek penguasaan materi, intonasi, ekspresi, serta kemampuan menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam kisah.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa lomba ini memiliki tujuan ganda. Pertama, menanamkan teladan akhlak mulia Nabi dan sahabat kepada siswa. Kedua, membentuk pribadi yang positif, beriman, dan berakhlak mulia. “Melalui kisah-kisah inspiratif ini, siswa diharapkan mampu meneladani sifat Rasulullah SAW dan para sahabat, seperti kejujuran, kasih sayang, keberanian, serta semangat menuntut ilmu. Inilah bekal penting untuk membentuk generasi muda yang unggul dan dekat dengan Allah SWT.” ungkapnya.

Selain itu, lomba ini juga memberi manfaat bagi guru dan madrasah. Menurut Rahmawati, kegiatan ini memperkaya metode pembelajaran dengan cara yang menyenangkan, edukatif, dan islami. Dengan demikian, madrasah dapat menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, sekaligus mendukung pembentukan generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berkarakter kuat.

Lomba lantang berkisah ini menjadi bukti nyata bahwa perayaan Milad MAN 2 Bantul tidak hanya berfokus pada kemeriahan, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang mendidik, membangun karakter, serta memperkuat spiritualitas siswa. (hdyt)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top