Perkuat Kolaborasi, Guru MAN 2 Bantul Hadiri Pertemuan MGMP Ekonomi MA DIY

Bantul (MAN 2 Bantul) – Guru MAN 2 Bantul turut ambil bagian dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada Rabu (8/4/26) di Bulak Pari View. Dalam kegiatan ini, hadir guru ekonomi MAN 2 Bantul, yaitu Fitria Endang Susana dan Indah Murdaningrum. Kehadiran keduanya menjadi wujud komitmen dalam memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui forum profesional antar pendidik.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan sejak awal. Acara diawali dengan syawalan yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Momen tersebut dimanfaatkan para peserta untuk saling bermaafan setelah Hari Raya Idulfitri, sekaligus mempererat hubungan antar guru dari berbagai madrasah di wilayah DIY. Nuansa kekeluargaan yang terbangun menjadi energi positif dalam memperkuat sinergi dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Ekonomi MA DIY, Toni Purwanti, menegaskan pentingnya forum MGMP sebagai ruang berbagi pengalaman dan bertukar ide. Ia menyampaikan bahwa tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan membangun kolaborasi yang kuat. ā€œMGMP bukan hanya wadah pertemuan, tetapi juga ruang strategis untuk merancang pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan berdampak bagi siswa,ā€ ujarnya.

Selain kegiatan syawalan, agenda utama pertemuan ini adalah pembahasan program kerja MGMP ke depan. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan dan masukan dari peserta. Fokus pembahasan diarahkan pada pengembangan metode pembelajaran ekonomi yang lebih kontekstual, inovatif, serta mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era modern. Para guru juga saling berbagi praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di madrasah masing-masing.

Sesi tausiah yang disampaikan oleh Subardi turut menambah nilai spiritual dalam kegiatan ini. Ia mengingatkan bahwa syawalan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk menjaga nilai-nilai kebaikan setelah Ramadan. ā€œRamadan adalah madrasah kehidupan. Setelahnya, kita diuji apakah mampu menjaga keikhlasan, kesabaran, dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari,ā€ tuturnya. Ia juga menekankan bahwa sebagai guru, penting untuk tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga memberikan keteladanan dalam sikap dan perilaku. Nilai-nilai yang ditanamkan kepada siswa akan lebih bermakna ketika tercermin dalam keseharian pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antar guru ekonomi di DIY. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berinovasi, MGMP Ekonomi MA DIY diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang ekonomi. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top