Bantul (MAN 2 Bantul) — Madrasah Aliyah Negeri 2 Bantul melaksanakan kegiatan wawancara bagi calon murid yang mendaftar melalui jalur JPTT pada Senin–Selasa, 9–10 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Madrasah sejak pukul 07.00 hingga 14.00 WIB dan diikuti oleh calon murid yang telah lolos seleksi tahap pertama.
Sebanyak 21 calon siswa dinyatakan lolos tahap 1 dan berhak mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari tahapan seleksi penerimaan peserta didik baru jalur JPTT. Para peserta berasal dari berbagai sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah di wilayah Bantul maupun daerah sekitarnya.
Pada hari pertama, Senin (9/3/2026), sebanyak 11 calon murid mengikuti sesi wawancara. Proses wawancara dilakukan oleh tim panitia penerimaan murid baru MAN 2 Bantul. Setiap peserta dipanggil secara bergiliran untuk mengikuti sesi wawancara secara langsung di ruang yang telah disiapkan oleh panitia.
Salah satu panitia seleksi, Mubtadiin, menjelaskan bahwa kegiatan wawancara ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat kemampuan, motivasi, serta potensi para calon siswa. Selain itu, proses ini juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan akademik maupun karakter siswa agar sesuai dengan nilai-nilai pendidikan yang dikembangkan di MAN 2 Bantul.
“Melalui wawancara ini kami dapat menggali lebih dalam mengenai minat dan bakat siswa, sehingga nantinya madrasah dapat memberikan pembinaan yang tepat sesuai potensi yang dimiliki.” ujarnya.
Selama sesi wawancara, para peserta mendapatkan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan latar belakang pendidikan, motivasi memilih MAN 2 Bantul, prestasi yang pernah diraih, serta rencana belajar mereka di masa depan. Selain itu, calon siswa juga diuji kemampuan membaca Al-Qur’an maupun hafalan (tahfidz). Beberapa peserta juga diminta menceritakan pengalaman organisasi atau kegiatan yang pernah mereka ikuti di sekolah sebelumnya.
Kegiatan wawancara berlangsung dengan tertib dan lancar. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan seleksi yang telah disiapkan oleh panitia. Pihak panitia juga memastikan bahwa seluruh proses berjalan secara objektif dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Salah satu calon siswa, Zabarjad dari MTsN 6 Bantul, mengaku merasa senang sekaligus gugup saat mengikuti proses wawancara. Ia berharap dapat diterima dan melanjutkan pendidikan di MAN 2 Bantul karena sekolah tersebut dikenal memiliki prestasi akademik serta kegiatan ekstrakurikuler yang baik.
Dengan dilaksanakannya tahap wawancara ini, diharapkan pihak madrasah dapat menyeleksi calon siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, motivasi belajar tinggi, serta komitmen untuk berkembang selama menempuh pendidikan di MAN 2 Bantul. Hasil seleksi jalur JPTT direncanakan akan diumumkan setelah seluruh tahapan proses penerimaan peserta didik selesai dilaksanakan oleh panitia. (ss)






